بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Sabtu, 16 Februari 2013

SILA AKBAR 2013


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Alarm berbunyi tepat pukul 5 pagi waktu korea selatan hal ini di sengaja karena  hari ini tepatnya tanggal 10 februari 2013 saya harus bangun pagi pagi agar dapat tiba dan berkumpul di masjid Umar Bin Khatab bersama sama jamaah masjid yang lain. Berat sekali membuka mata rasanya belum di tambah dengan hawa dingin nya musim ini yang  membuat lebih nyaman berselimut dari pada bangun dan menyentuh air untuk mandi.Tapi nawaitu lah niat untuk "ibadah,ngangsu ngelmu dan silaturaahim",setelah selesai kemudian saya menunggu waktu shalat subuh untuk beberapa menit, tepat jam 06.20 pagi setelah menunaikan shalat subuh saya bergegas untuk mencari taksi menuju masjid, biasanya pagi begini sangat sulit mendapatkan taxi karna maklum saya tinggal di desa yang jarang di lalui taxi, tapi alhamdulillah pucuk di cinta ulam tiba pertolongan allah datang juga belum lama saya menunggu taxi datang menghampiri.+  20 menit tibalah saya di masjid UBK dan alhamdulillah jamaah sudah menunggu lalu tidak berapa lama berkoordinasi dengan tim yang di pimpin oleh bang agus selaku koordinator bis,Bismillah kami berangkat dengan 2 armada dari kota gwangju menuju kota daejon di mana tempat yang akan di adakan nya silaturahim akbar oleh warga negara indonesia sebagai imigran muslim baik dari kalangan pelajar/mahasiswa dan pekerja yang ada di seluruh penjuru negri ginseng ini, dengan penceramah Ust Felix Siaw mualaf tionghoa indonesia sebagai motifator dan Ust Budi sebagai konsultan keluarga.Pukul 10.30 sampai di tempat tujuan kami langsung di bagikan sarapan pagi oleh koordinator bus, yang lalu kemudian kami bersama sama menuju gedung tempat di laksanakan acara tersebut, dingin sangat menusuk tulang tapi tak menyurutkan niat ribuan para mujahid untuk berdakwah menyebarkan islam di bumi korea ini dengan jalan da'wah tanpa pedang tanpa perang. Disambut Takbir bergema bergemuruh menggetarkan bumi korea dan antusiasme jamaah, memulai acara dan dengan penuh keyakinan bahwa islam akan berjaya di negri ini.BISYAROH ya itulah tema yang di bawakan oleh ustad tionghoa ini yang membakar semangat jiwa setiap muslim, sebuah HARAPAN dan janji ALLAH kepada rasul dan umatnya bahwa khilafah akan bangkit dan memimpin bumi ini. 
Kita telah melihat hadist-hadist tentang Kebangkitan Islam kedua. Hadist-hadist itu menyebutkan janji Tuhan tentang kebangkitan Islam kedua di akhir zaman ini. Kita telah ketahui bahwa ciri-ciri zaman zekarang adalah telah memenuhi ciri-ciri akhir zaman. Kerusakan ada dimana-mana. Hampir semua aspek kehidupan manusia telah jauh dari Tuhan. Islam sudah tidak memiliki jati dirinya. Islam sudah dipandang sebelah mata oleh musuh-musuh Islam. Bukan karena besarnya musuh-musuh Islam, tapi karena lemahnya umat Islam itu sendiri. Kita telah ketahui bahwa banyak negara-negara Islam yang kaya raya, menjadi “ceti dunia” atau dengan kata lain negara donor. Tapi apa yang terjadi? Mengapa Islam tidak dipandang megah? Hal itu terjadi karena umat Islam sudah seperti buih di lautan dan telah terkena penyakit Al Wahan. Seperti hadist Rasulullah SAW :
Rasulullah SAW bersabda: “Setelah aku wafat, setelah lama aku tinggalkan, umat Islam akan lemah. Di atas kelemahan itu, orang kafir akan menindas mereka bagai orang yang makan dengan rakus.” Sahabat bertanya, “Apakah ketika itu umat Islam lemah dan musuh sangat kuat?” Sabda Rasulullah, “Bahkan masa itu mereka lebih ramai tetapi tidak berguna, tidak berarti dan tidak menakutkan musuh. Mereka ibarat buih di laut.” Sahabat bertanya lagi, “Mengapa seramai itu tetapi seperti buih di laut?” Jawab Rasulullah, “Karena ada dua penyakit yaitu mereka ditimpa penyakit Al Wahan.” Sahabat bertanya lagi, “Apakah itu Al Wahan?” Rasulullah bersabda, “Cinta dunia dan takut mati".
Tetapi dengan keadaan seperti itu Tuhan berjanji melalui lidah Rasulullah bahwa Islam akan kembali bangkit untuk kedua kalinya di akhir zaman ini. Hadist Rasulullah SAW :
Dan telah mengeluarkan Abu Daud dan Tabrani dari Abdullah bin Mas'ud dari pada Nabi SAW sabdanya “Kalau tidak tinggal dari umur dunia kecuali sehari, nescaya Allah panjangkan hari itu sampai diutuskan kepadanya seorang lelaki (Al Mahdi) dari keluargaku sama namanya dengan namaku dan nama ayahnya dengan ayahku dan dia memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana ia telah dipenuhi dengan kezaliman”.
Bagaimana pun kerusakan di dunia, Tuhan telah berjanji melalui Rasulullah SAW, Islam pasti akan kembali bangkit untuk kedua kalinya.
Di hadist lain disebutkan bahwa :
Dan telah mengeluarkan Ibni Abi Syaibah dan Nu'aim bin Hammad dalam Al Fitan dan Ibnu Majah dan Abu Nu'aim dari Ibnu Mas'ud, katanya : “Ketika kami berada di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba datang sekelompok anak-anak muda dari kalangan Bani Hasyim. Apabila terlihat akan mereka, maka kedua mata Rasulullah berlinang air mata dan wajah beliau berubah. Akupun bertanya : “Mengapakah kami melihat pada wajahmu, sesuatu yang kami tidak sukai?”. Beliau menjawab : “Kami Ahlul bait telah Allah pilih untuk kami akhirat lebih dari dunia, kaum kerabatku akan menerima bencana dan penyingkiran sepeninggalanku kelak, sampai datangnya suatu kaum dari sebelah Timur yang membawa bersama mereka panji-panji berwarna hitam. Mereka meminta kebaikan , tetapi tidak diberikannya. Maka mereka pun berjuang dan memperoleh kemenangan. Lalu diberikanlah apa yang mereka minta itu, tetepi mereka tidak menerimanya hingga mereka menyerahkannya kepada seorang lelaki dari kaum kerabatku yang memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi dipenuhi dengan kedurjanaan. Siapa diantara kamu yang sempat menemuinya, maka datangilah mereka walalupun merangkak di atas salji. Sesungguhnya dialah Al Mahdi.”
Telah mengeluarkan Tabrani dalam Al Ausat, dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil tangan Ali dan bersabda :
Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan (Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencariPemuda dari Bani Tamim, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang panji-panji Al Mahdi”. (dari kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti)
 
Dari Tsauban R.A, dia berkata, telah bersabda Rasulullah SAW, akan datang Panji Panji Hitam dari sebelah Timur, seolah olah hati mereka kepingan kepingan besi. Barangsiapa mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbaiatlah kepada mereka sekalipun merangkak diatas salju. (dikeluarkan dari Al Hasan bin Sofyan dari Al hafiz Abu Nuaim) (dari kitab Al Hawi lil fatawa oleh Imam Sayuti)
Dari Hadist-hadist diatas, kebangkitan Islam kedua ternyata akan dimulai dari Timur. Tetapi pertanyaanya Timur sebelah mana? Jika kita melihat pola penyebaran Islam ketimur oleh para sahabat dan para tabiin, tabiut tabiin serta para pejuang-pejuang dahulu, kita akan melihat bahwa mereka bergerak kearah Timur hingga berhenti ke wilayah Asia Tenggara ini. Telah kita ketahui menurut sejarah bahwa PengIslaman Indonesia banyak dilakukan oleh saudagar-saudagar dari hujurat. Tapi sebenarnya pedagang-pedagang dari hujurat itulah utusan-utusan dari khalifah-khalifah Islam zaman itu untuk mengislamkan timur. Rasulullah memang tidak menyebutkan Timur sebelah mana. Tetapi jika kita kaji, kita lihat sejarah dengan teliti maka kita akan dapat melihat suatu pola yang cukup memberi alasan logis mengapa Asia Tenggara adalah Timur yang dimaksudkan.
Contoh saja Jawa atau Nusantara secara umumnya. Sebelum Islam masuk, Nusantara adalah daerah beragama budha-hindu dan menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Lalu datanglah beberapa gelombang wali-wali yang langsung berasal dari timur tengah. Mereka terkenal dengan sebutan wali songo. Banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia makam para wali-wali. Bahkan di daerah Barus, Sumatra Utara, ditemukan makam Sahabat Rasulullah yang di nisan tersebut bernama Syeikh Rukunuddin.
Jika kita cermati lagi setelah Indonesia dijajah selama 350 Tahun oleh penjajah Belanda saat itu yang salah satu misinya adalah mengkafirkan umat Islam di Nusantara, tetapi ternyata umat Islam dia Asia Tenggara tidak dapat di musnahkan, malah semakin membesar. Hal ini tidak terjadi di Afrika. Penjajahan di Afrika dapat mengubah agama di sana yang semula Islam menjadi bukan Islam. Kita bisa melihat sejarah Senegal, Mali, Nigeria dan sebagainya.
Selain itu, di tanah Nusantara ini kepercayaan terhadap Imam Mahdi sangat kuat. Mereka mengenalnya dengan nama Ratu Adil. Hal ini berkat dari para wali dan juga kitab-kitab yang ada di nusantara ini yaitu Joyoboyo, babad cirebon.
Mengapa hal itu terjadi? Mengapa para wali atau yang disebut oleh ahli sejarah sebagai pedagang dari Hujarat itu datangnya ke Tanah Air, tidak ke China, ke Roma, atau Persia yang waktu itu menjadi Empire. Jawabannya adalah karena mereka menagih janji Tuhan melalui Rasulullah SAW bahwa Islam akan bangkit untuk kedua kalinya di bumi sebelah Timur. Hati mereka digerakan oleh Tuhan untuk mempersiapkan timur ini. Kita adalah orang Timur. Sebenarnya ini adalah kasih sayang Tuhan kepada kita. Hanya Melayulah bangsa yang belum pernah memegang kekuasaan dunia. Tetapi Tuhan menjanjikannya melalui Kebangkitan Islam kedua. Satu hal yang di waspadai oleh musuh islam adalah penyebaran da'wah islam melalui imigran. 
Semoga yang telah kita lakukan semua di negri ginseng ini mendapatkan ridla allah amiiin.
 
اَللّهُ اَكْبَرُ
اَللّهُ اَكْبَرُ
اَللّهُ اَكْبَرُ
DA'WAH ISLAM TANPA PERANG TANPA PEDANG
 
وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kamis, 24 Januari 2013


 

PERUBAHAN



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

قال الله تعالى في كتابه الكريم

 

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِم

 

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (ar-Ra'du:11)

 

MUKA DIMAH

Pertama tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah SWT yang mana pada hari ini kita masih di karuniai kenikmatan yang berupa nikmat sehat sehingga kita dapat berkumpul dalam majelis ini tanpa kurang suatu apapun

Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW,keluarga, sahabat, dan umatnya semoga mendapat kan syafaat beliau hingga yaumul akhir amiiin.

Selamat malam saya ucapkan kepada Pembina mas andi tirta, dan rekan rekan sahabat KMK sebangsa setanah air senasib sepenanggungan yang insya allah di rahmati Allah,,amiiin

 

ISI

Tema pada kesempatan ini yang insyaalah akan saya bawakan adalah tentang”PERUBAHAN’’.Saya terinspirasi dari tema presentator2 sebelumnya yang selalu mengkritisi kebijakan ~ kebijkan pemerintah, dalam hal ini presiden sebagai pelaksana pemerintahan / badan eksekutif Negara, Sebagai kepala pemerintahan presiden sudah melaksanakan tugas sebagai mana mestinya. Akan tetapi yang menjadi persoalan sekarang adalah semua kebijakan pemerintah itu tidak dapat dirasakan sepenuhnya oleh rakyat. Atau belum dapat merealisasikan cita - cita UUD 1945 diantaranya:

a)     Pasal 29 ayat 2 :

Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

b)    Pasal 33 ayat 3:

Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat

   c)Pasal 34 ayat 1:

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara , akan tetapi hal itu masih terus di upayakan oleh pemerintah hingga kini.Saya tidak bermaksuk berdiri di belakang pemerintah atau pro pemerintah akan tetapi saya mencoba berpendapat lain menurut persepektif saya mengenai persoalan negri tercinta. Saya lebih setuju bila Negara kita ini tidak di konotasikan sebagai Negara miskin akan tetapi saya lebih setuju kalau di sebut sebagai Negara dengan pendapatan yang tidak merata, alasnya adalah sederhana, seperti kita ketahui SDA melimpah dan kemacetan di jalan raya yang di akibatkan meningkatnya kepemilikan kendaraan pada tiap tahunnya dengan tidak di iringi oleh pembangunan infra struktur yang seimbang, meski saya tidak melampirkan data tersebut namun realitanya kemacetan membuktikan kemakmuran rakyat.Akan tetapi disisi lain terdapat kesenjangan yang tajam.Mungkin di korea kita jarang atau tak pernah mendengar berita tentang kelaparan, Kriminal, nyolong, copet dkk.Menurut pendapat saya ini di sebabkan oleh meratanya pendapatan dan penghasilan masyarakat dan sedikitnya pengangguran.Berbeda dengan tanah air tercinta di mana masih tingginya angka kriminalitas salah satu penyebabnya adalah sulitnya lapangan pekerjaan dan mencuri masih menjadi jurus andalan untuk mempertahan kan hidup.Pergi menjadi TKI masih menjadi idola, meskipun semua tau konsekwensinya menjadi TKI adalah 3+1 D,Danger,Dirty,Difficult + Discrimination, Bagaimana perlakuan terhadap TKW non formal mulai dari periklanan melalui media cetak, Etalase, tindakan kekerasan, pelecehan dll.Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai generasi bangsa yang terdidik,kontribusi apa yang sudah kita berikan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara, apa kita Cuma berpangku tangan, mengkritisi tapi tanpa melakukan apapun, mengutuk kebijakan pemerintah, menyampaikan aspirasi  dengan merusak fasilitas umum,dan hal hal lain yang malah tidak merepresentasikan sebagai generasi bangsa yang maju dan berpendidikan.  Di mana telah saya kutib melalui ayat di atas yaitu

 

"Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. (ar-Ra'du:11)

 

Sebagai khalifah di muka bumi ini dan sebagai generasi bangsa kita punya andil yang besar untuk memperbaiki negri kita.Apa kita harus memperbaiki system pemerintahan?. Dalam kontek generasi non pemerintah Saya kira itu terlalu jauh,karna itu bukan kapasitas/domain kita, yang bisa kita lakukan mari kita lakukan untuk kemaslahatan umat paling tidak dalam lingkup terkecil yaitu lingkungan social di mana kita tinggal dan berdomisili. Sebagai insan yang berkualitas mari kita tunjukan  kontribusi konkrit kita terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Nah tugas kita adalah merubah main set masyarakat ini bahwa menjadi TKI itu adalah bukan satu satu nya jalan untuk mengatasi kebuntuan  ekonomi dengan memberikan sebuah pilihan sebagai solusi seperti usaha mandiri .Misalnya Home industry Tempe, tahu, kripik singkong, pisang dan masih banyak lagi SDA Indonesia yang masih dapat kita manfaatkan sepenuhnya dari pada menggantungkan diri kepada kebijakan  pemerintah yang sarat dengan kepentingan politik.

Dari sini saya mengajak sahabat di majlis KMK ini untuk bersama sama bergandengan tangan untuk memulai ini dari diri kita ,misalkan saja oppa thamrin bekerja sama dengan putra astaman kan satu daerah ya bisa join untuk perkebunan karet,kan sudah berapa tenaga kerja yang dapat di serap di sana ketimbang orang2 di kampong kita pergi ke Malaysia yang juga kerja di perkebunan karet,  keluarga, mendapat perlaukan yang kurang adil dll.

Kenapa saya memilih memulai dari kita, sudah pasti tentunya ilmu paling tidak dari UT, seminar2, dan Tauziah2 pembina ini dapat menjadi bekal, dan juga modal pasti cukup kalau saya hitung hitung paling tidak TKI Korea ini setelah purna bakti akan mendapatkan insentif yang berupa uang pension (taejigem) dan uang kuk min yang di kumpulkan tiap bulan, kira kira 17 juta won yang bila di konversi ke rupiah adalah + 150 jt rupiah dengan nilai tukar kisaran 1:9 won. Nilai yang cukup fantastis, untuk di manfaatkan sebagai modal,dan tidak harus seluruhnya.

Menurut saya kita dapat bagi menjadi 3 post yaitu:50 jt saving(tabungan yang tidak di ganggu gugat/fixed aset),50jt modal ,50jt sebagai biaya hidup selama usaha belum berjalan, karna menurut pengalaman paling tidak tahun pertama itu adalah tahun promosi lalu tahun berikutnya barulah mendapatkan pelanggan.

Kita bisa alokasikan dana 50jt tersebut untuk Home industry atau apapun yang dapat menyerap tenaga kerja di lingkup social kita tinggal, dengan demikian dapat merangsang pertumbuhan ekonomi  di sector yang lain di kampong kita.dengan begini kita akan lebih sibuk dengan memajukan kampong kita di banding sibuk menyalahkan pemerintah.Ada 4 kelompok generasi yang saya nukil dari presentator Ridwan Kamil pada acara TEDx,yaitu

1.Generasi pintar tapi tidak peduli yaitu; Yang tidak memanfaatkan ilmunya di dalam negri tapi lebih tertarik untuk tinggal di luar negri, tidak bangga dengan budaya sendiri.

2.Generasi tidak pintar tapi peduli yaitu;yang kritis terhadap kebijakan pemerintah tapi mudah terprovokasi isu kemudian menyampaikan aspirasinya melalui cara cara kekerasan demo dan merusak fasilitas umum, yang kebanyakan penggalangan masanya di biayayai oleh oknum tertentu untuk tujuan dan maksud tertentu.

3.Generasi tidak pintar juga tidak peduli yaitu;Preman pasar, terminal ,tukang palak dan kawan2, kalo boleh saya tambahkan juga Teror .

4.Generasi ke empat adalah generasi pintar juga peduli,yaitu memanfaat kan ilmu yang di miliki untuk kemajuan dan kemaslahatan umat, tanpa bergantung pada fihak lain.

Closing statement

Segala bentuk perubahan di muka bumi ini adalah tanggung jawab manusia itu sendiri untuk mengelolanya,dan bukan hanya bergantung pada satu system saja.

Dua dari sepuluh pesan mahatma Gandhi yakni:

a. Ubahlah diri Anda sendiri.

 

“Anda harus menjadi perubahan yang ingin Anda lihat di dunia.”

 

“Sebagai manusia, keagungan kita tidak terletak pada kemampuan kita untuk merubah dunia – yang merupakan mitos dari jaman dahulu – tapi karena kita dapat merubah diri kita sendiri”

 

b. Tanpa tindakan Anda tidak akan pergi ke mana pun

 

“Satu ons tindakan lebih berharga daripada satu ton khotbah.” 

 

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

 

وَسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ




 

Panji hari yanto

Gwangju januari 2013

Rabu, 23 Januari 2013


Mahatma Gandhi - " 10 Pesanku Kepada Dunia "

 

“Anda tidak harus kehilangan kepercayaan pada kemanusiaan. Kemanusiaan adalah seperti sebuah samudera, jika beberapa tetes air itu kotor, samudera itu tidak akan menjadi kotor “.

 

“Perbedaan antara apa yang kita lakukan dan apa yang kita mampu lakukan akan cukup untuk memecahkan kebanyakan masalah di dunia.”


Nama Mahatma Gandhi tidak memerlukan pengenalan yang panjang.  Semua orang mengetahui tentang sosok pria yang memimpin rakyat India untuk merdeka dari kekuasaan Inggris pada tahun 1947. Jadi mari kita beralih ke beberapa pesan penting dari Mahatma Gandhi.

 

1. Ubahlah diri Anda sendiri.

 

“Anda harus menjadi perubahan yang ingin Anda lihat di dunia.”

 

“Sebagai manusia, keagungan kita tidak terletak pada kemampuan kita untuk merubah dunia – yang merupakan mitos dari jaman dahulu – tapi karena kita dapat merubah diri kita sendiri”

 

Jika Anda mengubah diri Anda maka akan mengubah dunia Anda. Jika Anda mengubah cara Anda berpikir maka Anda akan mengubah cara Anda merasa dan tindakan apa yang Anda akan ambil. Dan dunia di sekitar Anda akan berubah. Bukan hanya karena Anda sekarang melihat lingkungan Anda melalui lensa pikiran dan emosi yang baru, tetapi juga karena perubahan di dalam diri Anda dapat memungkinkan Anda untuk mengubah tindakan terhadap jalan yang tidak Anda inginkan- atau ketika akan terjebak dalam pola pikir lama Anda .

 

Dan masalah dengan mencoba mengubah dunia luar Anda tanpa mengubah diri Anda sendiri adalah bahwa Anda akan tetap menjadi Anda yang dulu ketika Anda mencapai perubahan yang Anda telah upayakan. Anda masih tetap akan memiliki kelemahan, kemarahan, negatifitas, self-sabotase, kecenderungan Anda. Secara utuh.

 

Maka dalam situasi baru Anda akan tetap tidak menemukan apa yang Anda harapkan karena pikiran Anda masih dipengaruhi dengan hal-hal negatif tersebut. Dan jika Anda mendapatkan lebih banyak tanpa memiliki perubahan wawasan atau mengambil jarak dari ego, Anda mungkin akan tumbuh lebih kuat. Karena ego suka memecah belah, untuk menemukan musuh dan menciptakan keterpisahan, dengan mulai mencoba untuk membuat lebih banyak masalah dan konflik dalam kehidupan dan dunia Anda .

 

2. Semua berada dalam kendali Anda.

 

“Tidak ada yang bisa menyakiti saya tanpa izin dari saya.”

 

Apa yang Anda rasakan dan bagaimana Anda bereaksi terhadap sesuatu selalu terserah Anda. Mungkin ada sikap yang “normal” atau cara yang umum untuk bereaksi terhadap hal yang berbeda. Tapi itu kebanyakan hanyalah tiruan saja.

 

Anda dapat memilih sendiri pikiran, reaksi dan emosi Anda untuk hampir semua masalah. Anda tidak perlu panik, dengan bereaksi berlebihan bahkan bereaksi dengan cara yang negatif. Meskipun mungkin tidak setiap kali atau secara langsung. Kadang-kadang reaksi itu tiba tiba muncul secara spontan. Atau kebiasaan atau cara berpikir lama yang tiba-tiba muncul.

 

Dan ketika Anda bisa menyadari bahwa tidak ada satupun di luar diri Anda yang benar-benar dapat mengendalikan bagaimana Anda merasa, Anda dapat mulai untuk memasukkan kesadaran ini dalam kehidupan sehari-hari dan mengembangkannya sebagai kebiasaan berpikir. Sebuah kebiasaan yang dapat Anda tumbuhkan lebih kuat dan lebih kuat lagi dari waktu ke waktu. Melakukan hal ini membuat hidup Anda jauh lebih mudah dan lebih menyenangkan.

 

3. Memaafkan dan membiarkannya pergi. 

 

“Yang lemah tidak pernah bisa memaafkan. Memaafkan adalah atribut bagi yang kuat. “ 

 

“Mata ganti mata hanya akan berakhir sampai membuat seluruh dunia buta.” 

 

Memerangi kejahatan dengan kejahatan tidak akan membantu siapapun. Dan seperti dikatakan dalam tips sebelumnya, Anda selalu memiliki pilihan bagaimana Anda bereaksi terhadap sesuatu. Ketika Anda dapat menggabungkan kebiasaan berpikir ini lebih dan lebih ke dalam kehidupan Anda maka Anda dapat bereaksi dengan cara yang lebih berguna bagi Anda dan orang lain. 

 

Anda menyadari bahwa mengampuni dan melepaskan masa lalu akan membebaskan Anda dan memberikan layanan besar bagi orang-orang di sekitar Anda. Dan menghabiskan waktu Anda hanya dengan ingatan negatif tidak akan membantu Anda untuk mempelajari pelajaran Anda dari pengalaman tersebut. Hal itu  hanya akan menyebabkan diri Anda lebih menderita dan bahkan menahan diri Anda untuk mengambil tindakan pada saat sekarang ini. 

 

Jika Anda tidak memaafkan maka anda membiarkan masa lalu dan orang lain mengendalikan bagaimana Anda merasa. Dengan memaafkan Anda melepaskan diri dari belenggu tersebut. Dan kemudian Anda dapat berfokus sepenuhnya pada rencana berikutnya.

 

4.Tanpa tindakan Anda tidak akan pergi ke mana pun

 

“Satu ons tindakan lebih berharga daripada satu ton khotbah.” 

 

Tanpa mengambil tindakan hanyalah sangat kecil yang bisa dilakukan. Namun, mengambil tindakan bisa keras dan sulit. Anda mungkin cenderung lebih suka berbicara, seperti seperti dikatakan Gandhi. Atau membaca dan belajar tanpa henti. Dan merasa seperti Anda telah bergerak maju. Tetapi Anda hanya mendapatkan sedikit atau tidak ada hasil yang praktis dalam kehidupan nyata. 

 

Jadi, untuk benar-benar mendapatkan kemana Anda ingin pergi dan untuk benar-benar memahami diri sendiri dan dunia Anda, Anda perlu berlatih. Kebanyakan buku-buku bisa saja membawa Anda pada pengetahuan. Anda harus mengambil tindakan dan menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi hasil dan pemahaman.

 

5. Selalu berada di saat ini

 

“Saya tidak ingin meramalkan masa depan. Saya berkonsentrasi hanya pada saat ini. Tuhan tidak memberikan saya kendali atas moment berikutnya. “ 

 

Cara terbaik yang saya temukan untuk mengatasi perlawanan batin yang sering menghentikan kita untuk mengambil tindakan adalah untuk berada di saat ini sebanyak mungkin dan menerima. 

 

Mengapa? Nah, ketika Anda berada pada saat ini Anda tidak khawatir tentang saat berikutnya yang memang tidak mungkin dapat Anda kontrol. Dan keengganan untuk bertindak adalah berasal dari membayangkan hal negatif di masa depan Anda – atau refleksi dari kegagalan masa lalu – sehingga ini akan menghilangkan kekuatan untuk bertindak. Adalah lebih mudah untuk mengambil tindakan dan untuk menjaga fokus Anda pada saat ini dan mencoba melakukan yang lebih baik. Dan ingat bahwa berhubungan kembali dengan saat ini dan berada di saat ini adalah kebiasaan mental – semacam otot – yang Anda tumbuhkan. Seiring waktu akan menjadi lebih kuat dan membuatnya lebih mudah untuk masuk ke momen saat ini.

 

6. Semua orang adalah manusia. 

 

“Saya menganggap diri saya sebagai individu sederhana yang pasti memiliki  kesalahan seperti halnya manusia lain.  Saya sendiri, bagaimanapun, dengan kerendahan hati mengakui kesalahan-kesalahan saya untuk menelusuri kembali langkah-langkah saya. “ 

 

“Tidaklah bijaksana untuk terlalu yakin pada kebijaksanaan sendiri. Adalah bijak mengingatkan bahwa mungkin yang dianggap terkuat adalah yang lemah dan yang dianggap paling bijaksana mungkin yang keliru. “ 

 

Ketika Anda mulai membuat mitos-mitos dari orang – meskipun mereka mungkin telah menghasilkan karya yang luar biasa – Anda mengambil risiko untuk menjadi terputus dari mereka. Anda dapat mulai merasa seperti Anda tidak pernah bisa mencapai hal-hal serupa yang mereka telah lakukan karena melihat mereka begitu sangat berbeda. Jadi penting untuk diingat bahwa setiap orang hanyalah manusia tidak peduli siapa mereka. 

 

Dan saya berpikir adalah sangat penting untuk mengingat bahwa kita semua adalah manusia yang rentan untuk membuat kesalahan. Memuja seseorang dengan standar yang tidak masuk akal hanya akan menciptakan lebih banyak konflik yang tidak perlu dalam dunia Anda dan negatifitas dalam diri Anda. 

 

Ini juga penting untuk diingat tentang hal ini untuk menghindari diri kita jatuh ke dalam kebiasaan tidak berguna dengan menyiksa diri sendiri atas kesalahan yang telah Anda buat. Dan bukannya dapat melihat dengan jelas di mana kesalahan tersebut dan apa yang Anda bisa pelajari dari kesalahan Anda. Dan kemudian mencobanya lagi lebih baik.

 

7. Jangan menyerah. 

 

“Pertama, mereka akan menyangkal Anda, kemudian mereka menertawakan Anda, lalu mereka berusaha memerangi kamu, pada akhirnya mereka akan menerima kamu.” 

 

Tetaplah berpegang teguh. Pada saatnya perlawanan di sekitar Anda akan luntur dan berpaling. Dan perlawanan dalam diri Anda dan kecenderungan sabotase diri yang ingin menghambat Anda dan menahan Anda pada kebiasaan sebelumnya akan menjadi lebih lemah. Temukan apa yang Anda benar-benar ingin lakukan. Kemudian Anda akan menemukan motivasi batin untuk terus berjalan. 

 

Salah satu alasan Gandhi begitu sukses dengan metode tanpa-kekerasan-nya adalah karena dia dan para pengikutnya begitu gigih. Mereka tidak menyerah. 

 

Keberhasilan atau kemenangan jarang datang secepat yang Anda inginkan. Saya pikir salah satu alasan bahwa orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah hanya karena mereka menyerah terlalu cepat.

 

8. Melihat kebaikan pada orang lain dan membantu mereka.

 

“Saya hanya melihat kebaikan. Saya merasa diri saya tidak sempurna, maka saya tidak akan berani menyelidiki kesalahan orang lain. “

 

 ”Manusia menjadi besar ketika ia bekerja untuk kesejahteraan sesama-manusia.” 

 

“Saya kira kepemimpinan pada waktu dahulu berarti otot, tetapi hari ini berarti berbaur dengan orang-orang.” 

 

Ada banyak hal baik pada diri setiap orang. Dan hal-hal yang mungkin tidak begitu baik. Tapi Anda bisa memilih apa yang Anda fokuskan. Dan jika Anda menginginkan perbaikan, fokuskan hal yang baik pada orang lain adalah pilihan yang bermanfaat. Hal ini juga membuat hidup menjadi lebih mudah bagi Anda juga bagi dunia Anda dan hubungan Anda menjadi lebih menyenangkan dan positif.

 

Dan ketika anda melihat kebaikan pada orang lain maka akan menjadi lebih mudah untuk memotivasi diri untuk melayani mereka. Dengan memberi pelayanan kepada orang lain, dengan memberi mereka nilai, Anda tidak hanya membuat hidup mereka lebih baik. Seiring waktu Anda cenderung mendapatkan apa yang Anda berikan. Dan orang-orang yang Anda bantu mungkin merasa lebih cenderung untuk membantu orang lain. Dan sehingga Anda, bersama-sama, membuat perubahan positif secara spiral ke atas yang kemudian tumbuh dan menjadi kuat. Dengan memperkuat kemampuan sosial Anda, Anda dapat menjadi orang yang lebih berpengaruh dan membuat jalan spiral ke atas yang lebih kuat. 

 

9. Jadilah selaras, jadilah otentik, jadilah diri sejati Anda. 

 

“Kebahagiaan adalah ketika apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan berada dalam keselarasan.” 

 

“Selalu bertujuan menyelaraskan pemikiran, kata dan perbuatan. Selalu bertujuan memurnikan pikiran dan semuanya akan baik-baik saja. “ 

 

Saya berpikir bahwa salah satu tips terbaik untuk meningkatkan keterampilan sosial Anda adalah untuk berperilaku selaras dan berkomunikasi dalam cara yang otentik. Orang-orang tampaknya benar-benar menyukai komunikasi yang otentik. Dan ada banyak kenikmatan batin dapat ditemukan ketika pikiran, kata-kata dan tindakan Anda selaras. Anda merasa kuat dan baik tentang diri Anda. 

 

Dengan menunjukkan keselarasan ini pada orang lain, mereka akan cenderung untuk benar-benar mendengarkan apa yang Anda katakan. Anda berkomunikasi tanpa ketidakkonsistenan, tanpa pesan yang dicampur atau mungkin tanpa terlihat berlebihan. 

 

Juga, jika tindakan Anda tidak sejalan dengan apa yang Anda komunikasikan maka Anda mulai menodai keyakinan Anda sendiri terhadap apa yang Anda dapat lakukan. Dan keyakinan orang lain terhadap diri Anda juga.

 

10. Terus tumbuh dan berkembang. 

 

“Perkembangan konstan adalah hukum kehidupan, dan seseorang yang selalu berusaha untuk mempertahankan kekakuan dan dogmanya akan membawa dirinya ke posisi yang salah.”

 

Anda harus selalu meningkatkan keterampilan Anda, kebiasaan atau re-evaluasi diri Anda. Maka Anda dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam diri dan dunia Anda.

 

Tentu, Anda mungkin terlihat tidak konsisten atau seperti Anda tidak tahu apa yang Anda lakukan dari waktu ke waktu. Anda mungkin mengalami kesulitan untuk bertindak selaras atau berkomunikasi secara otentik. Tetapi jika anda tidak melakukannya maka anda, sebagaimana dikatakan Gandhi, akan membawa diri Anda ke posisi yang salah. Sebuah posisi dimana Anda mencoba untuk menegakkan atau melekat pada pandangan lama Anda dan untuk tampil konsisten ketika Anda menyadari bahwa ada sesuatu yang salah. Ini bukan posisi yang menyenangkan. Memilih untuk tumbuh dan berkembang adalah jalan yang lebih berguna dan bahagia untuk diambil.


Read more:
 http://www.ossabox.biz/2011/08/mahatma-gandhi-10-pesanku-kepada-dunia.html#ixzz2IsI6hgGe